Jumat, 07 November 2008

Selayang Pandang

GAMBARAN UMUM KECAMATAN PURING KENCANA

  1. UMUM

  1. Nama dan Alamat Kecamatan : Puring Kencana, Desa/ Dusun Sungai Antu

  1. Geografis :
    1. Luas Wilayah / Daerah : 448,55 Km²
    2. Jumlah Desa : 5 Desa
    3. Jumlah Dusun : 15 Dusun

  1. Batas Wilayah/ daerah Kecamatan Puring Kencana :
    1. Sebelah Utara Berbatasan dengan : Sarawak Malaysia
    2. Sebelah Selatan Berbatasan dengan : Kecamatan Empanang
    3. Sebelah Timur Berbatasan dengan : Kecamatan Badau
    4. Sebelah Barat Berbatasan dengan : Kabupaten Sintang

Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarbakat secara langsung dan terpadu yang mengarah kepada tertib administrasi pemerintahan, maka diperlukan suatu pemerintahan yang terdekat dengan masyarakat dengan jarak jangkauan pelayanan yang tidak terlalu lama. Aspek ini sangat di perlukan dalam rangka percepatan pembangunan disegala bidang kehidupan masyarakat terutama pembangunan yang mengarah pada perbaikan tingkat pendapatan masyarakat itu sendiri.

Mendasari pemikiran tersebut di atas, maka pada tahun 1997 dengan Peraturan Pemerintahan Nomor 39 Tahun 1997 Kecamatan Puring Kencana dibentuk yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Empanag. Sebelum dibentuk menjadi Kecamatan, Puring Kencana berstatus sebagai Perwakilan Kecamatan Empanang yang terletak di desa Sungai Antu.

Kecamatan Puring Kencana Merupakan salah satu Kecamatan dalam Wilayah Kabupaten Kapuas Hulu yang teraletak di Perbatasaan dengan Negara Malaysia. Karena letaknya diperbatasan dan sangat strategis diperlukan perhatian secara khusus baik oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah khususnya pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dalam rangka percepatan Pembangunan.

Kecamatan Puring Kencana merupakan tampak muka Negara Republik Indonesia kalau dilihat dari Negara tetangga kita Malaysia. Dengan letaknya diperbatasan dan merupakan tampak muka, maka perlu dibenah secara khusus sehingga dapat menghilangkan polemic selama ini bahwa masyarakat diperbatasan leih mengenal budaya dan semua pemerintah di Malayasia dari pada mengenal unsur – unsur pemerintahan di negaranya sendiri ( Indonesia ).

Dalam sejarah Perjuangan bangsa Indonesia pada tahun 1963 sampai dengan tahun 1965, wilayah kecamatan Puring Kencana ( Sungai Antu ) merupakan basis pertahanan utama pada konfrontasi dengan Malysia, yang berlanjut dengan Penumpasan PARAKU. Kejadian tersebut sampai sekarang masih membekas dihati masyarakat dan sangat trauma dengan segala bentuk kejadian yang di lakukan oleh aparat keamanan pada waktu itu.

Untuk mengantisipasi perkembangan dan tantangan ke depan baik di tingkat local, regional maupun globbal, kecamatan Puring Kencana perlu melakukan perubahan kearah perbaikan pelayanan kepada masyarat dengan sistem yang terpadu sehingga dapat memulihkan kepercayaan masyarakat untuk mendukung program pembangunan yang didukung oleh sumber daya yang tersedia. Untuk lebih memberdayakan masyarakat, maka perlu adanya visi dan misi yang memuat segala bentuk perbaikan kehidupan masyarakat maupun perbaikan sistem birokrasi Pemerintahan Kecamatan.

Dengan Visi Tersebut Kecamatan Puring Kencana perlu melakukan upaya yang berpola “Menjemput Bola” dalam menyikapi segenap pemecahan Permasalahan Pembangunan berbagai Aspek. Paradigma Menunggu secara Pasif sehingga permasalahan tersebut berpeluang menjadi besar dapat menyerap upaya Pemecahan masalah menjadi lebh sulit harus segera dirobah. Dalam Kontek ini maka di butuhkan kemampuan aparat birokrasi untuk mengidentifikasi dan menginventarsir permasalahan yang ada di dalam masyarakat secara dini, sehingga proses Pembuatan Kebibijakan pembangunan dapat lebih tepat sasaran sesuai dengan Prioritas kebutuhan Masyarakat di Kecamatan Puring Kencana.

Dengan rendahnya tingkat pendidikan Masyarakat yang rata-rata tidak tamat Sekolah Dasar ( SD ), maka menuntut semua Aparat yang bertugas di kecamatan Puring Kencana mempunyai kempuan yang lebih menitikberatkan sektor pemberdayaan masyarakat dalam arti masyarakat perlu diberi pemahaman secara detail dan terperinci sehingga keikut sertaan masyarakat dalam Proses pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Dari segi prasarana dan sarana yang ada di Kecamatan Puring Kencana masih sangat jauh tertinggal dari Kecamatan lain dalam wilayah Kaupaten Kapuas Hulu. Secara fisik pembangunan yang Nampak hanya jalan yang menghubungkan antara Kecamatan Empanang (Nanga Kantuk) dengan Kecamatan Puring Kencana (Sungai Antu) itupun baru sebatas pengeseran dengan menggunakan batu-batu besar. Sedangkan fisik pembangunan yang lain belum ada sama sekali terutama prasarana pemasaran hasil bumi masyarakat.

Mengingat Kecamatan Puring Kencana sampai saat ini belum tersentuh proyek–proyek pembangunan disemua aspek kehidupan masyarakat, sepantasnya mendapat perhatian khusus dan penuh dari pihak Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat dengan Mengalokasikan dana Pembangunan Sehubungan Kecamatan Puring Kencana merupakan salah satu Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Negara Tetangga kita Malaysia.

Salah satu diantara persoalan yang menjadi kendala penyelenggaran pemerintahan untuk mencapai keberhasilan tugas diberagai sektor, adalah tidak adanya para petugas dari dinas instansi pemerintah yang lain bertugas di kecamatan Puring Kencana sehingga menibulkan persoalan koordinasi lintas sektoral yang seharusnya dilaksanakan setiap bulan tidak dapat dilaksankan sebagaiman mestinya. Pemerintah dan pembangunan yang diselengarakn sangat Kompleks mensyaratkan pengertian dari banyak pihak sebagai unsur pelakasana di lapangan yang secara langsung mengetahui kekurangan dan kebutuhan yang di perlukan oleh masyarakat.

Program-program dari berbagai dinas intansi dengan Visi, Misi dan kepentingan yang berbeda-beda memerlukan koordinasi yang mantap untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan yang sesuai dengan keinginan masyarakat, apalagi karakter masyarakat perbatasan tidak jauh berbeda dengan karakter masyarakat yang ada di negara bagian Sarawak Malaysia dengan pemenuhan konsumsi yang tinggi

Tidak ada komentar: