Kamis, 13 November 2008

GAMBARAN UMUM 1

GAMBARAN UMUM

A. KONDISI GEOGRAFIS

A.1. LETAK DAN LUAS WILAYAH

Kedudukan geografis Kecamatan Puring Kencana dalam kontek wilayah Kabupaten Kapuas Hulu terletak :

a. Disebelah Utara yang beratasan langsung dengan Negara Sarawak Malaysia

b. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Empanang.

c. Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Badau.

d. Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Sintang.

Jarak tempuh dari Kota Putussiau sebagai Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu hingga ke Sungai Antu sebagai Ibu Kota Kecamatan Puring Kencana adalah kurang lebih 259 Km melalui jalan darat.

A.2. Luas Wilayah

Kecamatan Puring Kencana yang merupakan salah satu dari 23 Kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu Memiliki Luas wilayah sekitar 448,55 Km2 yang secara administratif sejak tahun 1997 semenjak berdirinya Kecamatan Puring Kencana yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Empanang, terbagi menjadi Empat Desa dan 16 Dusun. Ini berarti Kecamatan Puring Kencana Mencakup 1,50 % Luas Wilayah Kabupaten. Dari total luas Wilayah 488, 55 KM2, 80 % Wilayah merupakan daerah perbukitan.

Pada tahun 2006 akan diadakan pemekaran Desa kembali menjadi 5 Desa dan 15 Dusun, 3 Desa lama dan 2 Desa baru, 1 Desa kembali ke Kecamatan Empanang yaitu desa Laja Sandang (Telutuk dan Seridan).

A.3. KLIMATOLOGI / Iklim

Kecamatan Puring Kencana merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu yang Iklimnya serupa dengan wilayah lainya. Iklim di Kecamatan Puring Kencana di Kelompokan sebagai

“ Afaw ” yaitu iklim Isoteral dengan musim Kemarau yang Panas pada waktu siang hari dan pada waktu malam hari udara sangat dingin dengan Suhu pada siang hari berkisar antara 22 0 C-34 0 C

Curah hujan di Kecamatan Puring Kencana cukup besar yakni berkisar antara 3.500 mm - 4.200 mm pertahun dengan jumlah hari hujan berkisar antara 250 hingga 290 hari. Jumlah hari hujan yang tinggi disertai dengan curah hujan yang besar dan pada umunya merata diseluruh wilayah kecamatan , namun dampak yang ditimbulkan menyebabkan proses pencucian tanah berjalan dengan cepat disamping menimbulkan banjir musiman yang sering melanda daerah disepanjang sungai Meraki dan sungai Empanang. Hal ini disebabkan oleh sebagian besar hutan di wilayah kecamatan puring kencana sudah gundul akiat penebangan secara liar yang dilakukan oleh masyarakat dan pencurian kayu oleh para pengusaha Malaysia dengan mengunakan peralatan yang lengkap.

A.4 TOPOGRAFI BENTUK WILAYAH ( Morpologi )

Bertambahnya ketinggian akan menurunkan suhu, khususnya pada malam hari. Sebagian besar wilayah Puring Kencana memiliki ketinggian antara 200 - 500 MDPL, sehingga tanaman yang banyak tumbuh diwilayah ini adalah tanaman-tanaman dataran tinggi (Subtropis dan tropis). Sebagian besar daerah dengan ketinggian diatas 500 meter terdapat di perbatasaan dengan Malaysia dan Kaupaten Sintang.

Dengan keadaan tanah yang berbukit, maka tanaman yang lasim ditanami oleh masyarakat adalah dibidang perkebunan yaitu Tanaman Lada, dan Karet. Tanaman ini merupakan mata pencarian utama masyarakat di Puring kencana.

Pada dataran tinggi/ miring, umunya diselengi oleh rawa- rawa memanjang namun sempit atau diselengi oleh bukit- bukirt kecil. Daratan ini termasuk kategori yang biasanya di genagni air pada waktu- waktu tertentu, yakni ketika terjadi curah hujan yang tinggi dimana menyebabkan banjir dan air menggenang 2-5 jam.

A.5. HIDROLOGI/ Tofografi Wilayah/ Fisiologi Wilayah

Wilayah Kecamatan Puring Kencanaa dilalui oleh sungai Merakai yang bersumber dibukit Perapau dan bermuara ke sungai Ketungau Kabupaten Sintang ( Nanga Merakai, Kecamatan Ketunggau Tengah ). Sungai Merakai mempunyai banyak anak sungai menopang air sehingga pada musim kemarau sungai Merakai tidak pernah kering. Disamping sungai Merakai terdapat sungai Empanang yang bersbumer pada bukit melapi di wilayah dusun Melancau. Sungai Empanang mengairi sampai ke Nanga Kantuk dan bermuara Di Sungai Tawang. Dari dulu sampai dengan sekarang sungai empanang menjadi tempat transportasi air yang digunakan oleh masyarakat untuk angkutan barang dan orang untuk memenuhi kebutuhan hidup sebagian besar masyarakat Kecamatan Empanang dan kecamatan Puring Kencana yang di bawa dari Semitau.

A.6. PEREKONOMIAN

Data perekonomian yang masih dominan di kecamatan Puring Kencana didominasi oleh sektor-sektor andalan : Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura , Perkebunan, Pertenakan dan Kehutanan termasuk disektor jasa dan perdagangan . Dibidang perdagangan , kebanyakan barang yang distandarkan dengan harga Sarawak Malaysia ( harga jualnya dihitung dengan Ringgit Malaisia ).

Jika melihat faktor harga barang, bukan rahasia umum lagi bahwa tingkat harga barang dan jasa di Kecamatan Puring Kencana lebih mahal kalau diuangkan dengan rupiah, dengan uang yang beredar untuk transaksi jual beli adalah Ringgit Malaysia. Dengan tingkat harga yang relatif tinggi akan berdampak pada peningkatan biaya antara yang dipergunanakan dalam proses produksi barang dan jasa. Keadaan ini menunjukan bahwa tingkat produksi barang dan jasa di Kecamatan Puring kencana relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan Kecamatan lainnya. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa pembangunan di Kecamatan Puring Kencana relatif tertinggal diantara kecamatan lainnya di Kabupaten Kapuas Hulu.

Tidak ada komentar: