

KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN
Setiap usaha pembangunan memerlukan keadaan yang aman dan tertib agar dapat menjamin kelangsungan dan keberhasilan pembangunan. Kondisi ini mutlak harus diciptakan karena merupakan prasyaratan dalam pelaksanaan pembangunan. Kebijakan dalam bidang keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat lebih diutamakan pada upaya pencegahan dan penangulangan terhadap sumber ancaman melalui upaya pembinaan , yang tentu saja menjadi tanggung jawa bersama-sama antara masyarakat dan aparat keamanan. Tujuan dibidang keamanan dan ketertiban masyarakat adalah untuk menciptakan iklim yang dapat memberikan suasana yang tertib, aman tentram dan damai bagi seluruh lapisan masyarakat dalam rangka mewujudkan stabilitas di sekitar perbatasan.
Dalam kurun waktu tiga tahun ini keadaan stabilitas dan keamanan di wilayah Kecamatan Puring Kencana tidak mengalami gangguan yang bearti dapat mengancam stabilitas nasional. Untuk mengantisipasi hal-hal tersebut maka mulai tahun 2005 disekitar perbatasan antara Indonesia dan Malaysia telah ditempatkan TNI yang tergabung dalam LIBAS dengan membuka Pos-Pos LIBAS seperti di Langau, Merakai Panjang, Kantuk Asam dengan jumlah personil sebanyak 60 orang. Disamping itu terdapat Pos Perintis yang terdapat di Kantuk Asam.
DiKecamatan Puring Kencana juga telah berdiri Kantor dan Perumahan Koramil yang lengkap dengan personilnya, Kantor dan perumahan Polsek yang lengkap dengan anggotanya.
B.1. PERTANIAN
Sarana pembangunan pertanian yang mencakup sektor pertanian tanaman pangan dan hortikultura, diupayakan pada pencapaian kondisi pertanian yang tangguh yang mampu secara optimal memanfaatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia serta modal guna meningkatkan kesajahteraan masyarakat, khususnya kesajahteraan petani. Dengan kondisi daerah yang berukit-bukit disertai dengan tingkat kesuburan tanah yang tinggi, maka kecamatan Puring Kencana sangat potensial untuk dikembangkan pertanian tanaman pangan dan hortikultura yang mengarahkan pada agroisnis.
Kondisi ini sangat di dukung oleh letak Kecamatan yang berbatasaan dengan Negara tetangga
Pembangunan pertanian tanaman pangan dan hortikultura khususnya di Kecamatan Puring Kencana agar dapat terus ditingkatkan dalam rangka mencapai suasembada pangan, meningkatkan pendapatan petani serta memperbaiki gizi masyarakat melalui penganekaragaman jenis bahan pangan dengan meningkatkan produktifitas dan pemanfataan lahan kering. Sasaran peningkatan produksi pertanian di kecamatan Puring Kencana diupayakan dapat diarahkan pada usaha itensifikasi, eksentifikasi serta rehailitasi, dimana usaha ini perlu dilanjutkan dan ditingkatkan secara terpadu disesuaikan dengan kondisi dan potensi serta tetap memperkhatikan kelestarian lingkungan dan sumber daya alam.
Selain jenis tanaman padi, jenis produk tanaman pertanian lainnya yakni tanaman palawija seperti jagung, ubi kayu, ubi jalar menunjukan perkemangan yang cukup beragam dan menjanjikan. Secara keseluruhan baik Produksi, luas panen maupun produktivitas tanaman palawija tersebut mengalami peningkatan selama tiga tahun terakhir ini. Dari jenis tanaman Palawija yang ada tersebut, jenis tanaman ubi kayu dan ubi jalar serta tanaman Jagung memiliki tingkat Produktifitas yang cukup tinggi di bandingkan dengan tanaman palawija lainnya.
Beberapa kendala dan permasalahan dalam bidang pertanian tanaman pangan yang ditemukan di Kecamatan Puring Kencana, di antaranya adalah:
a. Masih terdapat anggapan masyarakat yang menyatakan bahwa menjadi petani merupakan golongan masyarakat rendah, sehingga menurunkan minat masyarakat terutama orang muda untuk menangani sektor ini sebagai usaha mereka.
b. Kurangnya tenaga penyuluh pertaniaan dari dinas instansi pertanian itu sendiri yang mampu memberikan inforbmasi dibidang pertanian secara umum, petugas yang ada di kecamatan Puring Kencana dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2006 hanya 1 ( satu ) orang yang bertugas PPK merangkap PPL.
c. Produktifitas yang masih rendah dibandingakn dengan daerah-daerah lainya akibat kurangnya penguasaan dan penerapan teknologi yang optimal, yang tidak saja disebabkan juga oleh rendahnya kualitas sumber daya manusianya, namun disebabkan juga oleh faktor permodalan untuk ikut berusaha.
d. Investasi yang relatif masih minim pada bidang usaha pertanian tanaman pangan karena risikonya yang cukup tinggi yang kurang menjamin keberhasilan terhadap pengembalian modal atau keuntungan yang dapat diperoleh.
e. Kebijakan Pelik yang berhubungan dengan pelayanan relatif belum banyak berpihak kepada masyarakat tani di perbasaan, di karenakan masih bersifat persial dan belum terkordinasi dengan baik antara instansi yang ada di kecamatan Puring Kencana.
f. Kurang tersedianya Fasilitas sarana dan prasana untuk Petugas Pertanian dalam menjalankan fungsi dan tugasnya.
g. Kelembagaan petani ( Kelompok Tani ) belum berfungsi dengan baik serta belum maksimalnya petani dalam menerapkan Panca Usaha Tani.
B.2. PERKEBUNAN
Program di sektor perkebunan yang telah dilaksanakan selama ini pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan produksi komoditas ekspor serta pemenuhan terhadap perkebunan akan industri di daerah melalui upaya-upaya pengembangan perkebunan rakyat secara terpadu.
Kondisi pertumbuhan sektor perkebunan di kecamatan Puring Kencana pada saat ini mengalami kemunduran dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini terlihat jelas pada aktifitas masyarakat sudah mulai menurun, yang dulunya dengan giatnya seluruh masyarakat berkebun lada. Namun setelah harga turun ketingkat paling rendah, hampir semua kebun lada dibiarkan masyarakat tanpa dipelihara lagi.
Selain lada, sektor perkebunan lain yang di kembangkan masyarakat yaitu perkebunan karet. Harga karet di pasar-pasar wilayah sarawah
Untuk itu perlu perhatian khusus pemerintah untuk mengalokasikan bantuan bibit karet unggul sehingga perencanaan Kecamatan Puring Kencana seagai sentral perbkebunan dapat tercapai dengan maksimal untuk merebut peluang pasar Negara bagain
Luasnya lahan yang tidak tergarap oleh masyarakat (lahan tidur) memungkinkan untuk dikembangkan disektor perkebunan sawit dan karet unggul dangan kapisitas 10.000 - 20.000 Ha. Lahan-lahan tersebut sebagian besar bekas ladang masyarakat dan hutan yang telah ditebang oleh para pelaku illegal loging dengan kerusakan hutan yang yang cukup tinggi. Pemanfaatan lahan yang tepat baik untuk sektor perkebunan juga untuk menghindari tingkat erosi khususnya didaerah perbukitan. Sawit dan karet adalah salah satu pilihan sektor perkebunan terbaik untuk daerah perbatasan dengan melihabt kondisi wilayah yang berukit-bukit dengan skala kemiringan 10 sampai 20 0 .
Beberapa kendala, hambatan dan permasalahan dalam sektor perkebunan yang selama ini ditemukan di kecamatan Puring Kencana diantaranya adalah:
a. Sulitnya pemasaran hasil perkebunan ( lada dan Karet ) didalam negeri sendiri disebabkan tidak adanya prasarana dan transportasi serta para pembeli dengan harga yang sesuai di pasar Luar negeri.
b. Rendahnya kualitas komoditas tanaman perkebunan, sehingga belum mendukung secara maksimal permintaan pasar khusunya untuk permintaan ekspor dan impor.
c. Belum berkembangnya secara sinergis dan mantap hubungan kemitraan antara petani perkebunan dengan investor perkebunan.
d. Pengetahuan dan ketrampilan yang masih rendah baik dari aparat dinas instansi pemerintah terkait maupun dari petani perkebunan itu sendiri.
B. 3 PERTENAKAN
Populasi ternak yang ada di Kecamatan Puring Kencana pada 3 tahun terakhir ini menunjukan perkembangan yang cukup memuaskan. Terjadi peningkatan setiap jenis ternak khusunya dibidang unggas dan ternak babi lokal. Meningkatnya pemeliharaan ternak dibindang unggas dan ternak babi lokal disebabkan banyaknya permintaan konsumsi akan protein akan hewani terutama daging ayam ras, Ayam buras dan ternak babi lokal yang cukup tinggi dan kemudahan dalam pemeliharaan dan iklim usaha yang kondusif.
Pemeliharaan ternak yang dilakukan oleh masyarakat setempat selama ini hanya sebatas untuk dikonsumsi sendiri dan jumlahnya terbatas serta belum ada yang berorentasi untuk bisnis. Pemenuhan kebutuhan akan ternak sering didatangkan dari pasar-pasar di Sarawak khususnya daging yang secara langsung dijual oleh para pengusahaan ternak ke dusun-dusun di wilayah Puring Kencana.
Disamping ternak baik unggas, sapi merupakan primadona yang banyak dipelihara oleh masyarakat khususnya disekitar desa Prapau Jaya dan desa Air Mancur. Kebutuhan daging sapi banyak diminati oleh masyarkat di
Beberapa kendala, hambatan dan permasalahan dalam pengembangan sektor pertenakan yang telah dilaksanakan di Kecamatan Puring Kencana, diantaranya:
a. Cara bertenak yang masih tergolong tradisional dan belum maksimal dalam menerapkan cara-cara yang dianjurkan dalam program panca usaha Tani.
b. Belum memadainya sarana dan prasarana penunjang kegiatan usaha perternakan.
c. Kurangnya modal bagi pertenak dalam mengembangkan usahanya.
d. Kelembagaan petani ( kelompok tani ) belum berfungsi dengan baik.
e. Kualitas sumber daya manusia yang masih rendah dimana pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki masih kurang dalam pengembangan ternak.
f. Belum tergarap ada bimbingan dari lembaga terkait.
B. 4 KEHUTANAN
Sektor kehutan merupakan sektor andalan di Kecamatan Puring Kencana selama
Hasil hutan selain kayu adalah rotan, damar dan gaharu yang secara langsung dikerjakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain memenuhi kebutuhan sendiri, hasil hutan tersebut dijual ke pasar
Dari luas Kecamatan Puring Kencana 448,55 KM2, 80 % lahan dapat dikatagorikan gundul. Disamping itu terdapat kawasan hutan lindung Gunung Tutop, kawasan hutan lindung Bukit Melapi, dan kwasan hutan lindung Bukit Prapau. Namun sebagian besar hutan lindung tersebut telah dibabat hutannya oleh masyarakat dan para pengusaha kayu asal
B. 5 PERTAMBANGAN
Sektor pertambangan di Kecamatan Puring kencana sebenarnya tercatat memiliki potensi yang cukup besar. Diantaranya ditemukan berapa sumber pertambangan batu bara, emas, minyak bumi dan batu kapur. Emas didunga terbanyak berada disekitar Kantuk Asam memanjang sampai ke Melancau berhulu di sungai Empanang sungai Tutop, disamping itu terdapat sekitar bukit melapi di hulu sungai beruarara berbatasan dengan Kabupaten Sintang.Sedangkan batu bara ditemukan hampir seluruh wilayah Kecamatan Puring Kencana, yang terbanyak ditemukan sesuai dengan hasil penetian oleh PT Kalimantan adalah sekitar Desa Laja Sandang dan memanjang sampai ke wilayah desa Prapau.
Berapa Perusahaan yang telah mendapat izin eksploitasi dan eksplortasi tambang batu bara :
a. PT UMI Kalimantan kategori izin Eksploitasi
b. PT. Putra Puring Persada Kategori Izin Eksplortasi
c. PT. Multi dimensi Kencana kategori Izin Eksplortasi
d. PT. Nadia Engko kategori Izin eksplortasi
e. PT. Laser Sagita kategori Izin Eksploras
B.6. PARIWISATA
Pengembangan kepariwiasataan terkait dengan program lintas sektoral. Semua program prioritas secara langsung maupun tidak langsung memiliki kaitan sangat erat dengan sektor pariwisata dan umunya menjadi penunjang utama kegiatan pariwisata, seperti perhubungan, keamanan, imigrasi, perindustrian dan perdagangan serta unsur- unsur lain.
Pembangunan kepariwisataan memiliki arti penting dalam memantu kesempatan berusaha, lapangan pekerjaan, meningkatnya pendapatan masyarakat dan Pemerintah, mendorong kelestarian budaya dan tak kalah pentingnya adalah mendorong peningkatan dan pertumbuhan diberagai sektor.
Oyek wisata di Kecamatan Puring Kencana dapat dikategorikan sebagai ojek wisata alam dan budaya.ojek wisata alam yang sering dikunjungi oleh para turis baik domestic maupun luar negeri , diantaranya ;
a. Wong Bandam / Air Terjun di Sungai Antu
b. Wong Ran / Air Terjun di Jaung
c. Bukit Tutup di Melancau
d. Bukit Melapi di Sungai Antu
e. Bukit Perapau di Merakai Panjang
Sedangkan obyek wisata Budaya meliputi rumah-rumah betang seperti rumah betang Sungai Mawang, rumah betang Sungai Biruk, rumah betang Merakai Panjang, rumah betang Kedang, rumah betang Kedumbik, rumah betang Kantuk Asam, rumah betang Kersik Bungai, rumah betang Kantuk Balau, rumah betang Kantuk Aping dan rumah betang Kantuk Bunut.
Melihat beragai potensi wisata tersebut di atas, pihak pemerintah daerah Kabupaten Kapuas Hulu yang dalam hal ini dinas kepariwisataan perlu melakukan berbagai upaya pengengembangan dan pembinaan terhadap berbagai sarana dan prasarana infrastruktur sebagai penunjang dibidang pariwisata dalam rangka penyedian dan pengembangan baik kualitas maupun kuantitas sarana prasarana pariwisata serta pasilitas umum lainnya sebagai penunjang kegiatan pariwisata perlu di ikuti pula dengan kegiatan berbagai promosi keberbagai daerah bahkan ketingkat internasional mengenai potensi wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Kapuas Hulu umumnya dan khususnya obyek wisata di Kecamatan Puring Kencana khususnya, peluang kunjungan wisata kekecamatan Puring Kencana sangat besar sehubungan letak Kecamatan Puring Kencana yang beratasan langsung dengan Negara tetangga Malaysia.
GAMBARAN UMUM
A. KONDISI GEOGRAFIS
A.1. LETAK DAN LUAS WILAYAH
Kedudukan geografis Kecamatan Puring Kencana dalam kontek wilayah Kabupaten Kapuas Hulu terletak :
a. Disebelah Utara yang beratasan langsung dengan Negara Sarawak Malaysia
b. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Empanang.
c. Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Badau.
d. Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Sintang.
Jarak tempuh dari Kota Putussiau sebagai Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu hingga ke Sungai Antu sebagai Ibu Kota Kecamatan Puring Kencana adalah kurang lebih 259 Km melalui jalan darat.
A.2. Luas Wilayah
Kecamatan Puring Kencana yang merupakan salah satu dari 23 Kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu Memiliki Luas wilayah sekitar 448,55 Km2 yang secara administratif sejak tahun 1997 semenjak berdirinya Kecamatan Puring Kencana yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Empanang, terbagi menjadi Empat Desa dan 16 Dusun. Ini berarti Kecamatan Puring Kencana Mencakup 1,50 % Luas Wilayah Kabupaten. Dari total luas Wilayah 488, 55 KM2, 80 % Wilayah merupakan daerah perbukitan.
Pada tahun 2006 akan diadakan pemekaran Desa kembali menjadi 5 Desa dan 15 Dusun, 3 Desa lama dan 2 Desa baru, 1 Desa kembali ke Kecamatan Empanang yaitu desa Laja Sandang (Telutuk dan Seridan).
A.3. KLIMATOLOGI / Iklim
Kecamatan Puring Kencana merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu yang Iklimnya serupa dengan wilayah lainya. Iklim di Kecamatan Puring Kencana di Kelompokan sebagai
“ Afaw ” yaitu iklim Isoteral dengan musim Kemarau yang Panas pada waktu siang hari dan pada waktu malam hari udara sangat dingin dengan Suhu pada siang hari berkisar antara 22 0 C-34 0 C
Curah hujan di Kecamatan Puring Kencana cukup besar yakni berkisar antara 3.500 mm - 4.200 mm pertahun dengan jumlah hari hujan berkisar antara 250 hingga 290 hari. Jumlah hari hujan yang tinggi disertai dengan curah hujan yang besar dan pada umunya merata diseluruh wilayah kecamatan , namun dampak yang ditimbulkan menyebabkan proses pencucian tanah berjalan dengan cepat disamping menimbulkan banjir musiman yang sering melanda daerah disepanjang sungai Meraki dan sungai Empanang. Hal ini disebabkan oleh sebagian besar hutan di wilayah kecamatan puring kencana sudah gundul akiat penebangan secara liar yang dilakukan oleh masyarakat dan pencurian kayu oleh para pengusaha
A.4 TOPOGRAFI BENTUK WILAYAH ( Morpologi )
Bertambahnya ketinggian akan menurunkan suhu, khususnya pada malam hari. Sebagian besar wilayah Puring Kencana memiliki ketinggian antara 200 - 500 MDPL, sehingga tanaman yang banyak tumbuh diwilayah ini adalah tanaman-tanaman dataran tinggi (Subtropis dan tropis). Sebagian besar daerah dengan ketinggian diatas 500 meter terdapat di perbatasaan dengan
Dengan keadaan tanah yang berbukit, maka tanaman yang lasim ditanami oleh masyarakat adalah dibidang perkebunan yaitu Tanaman Lada, dan Karet. Tanaman ini merupakan mata pencarian utama masyarakat di Puring kencana.
Pada dataran tinggi/ miring, umunya diselengi oleh rawa- rawa memanjang namun sempit atau diselengi oleh bukit- bukirt kecil. Daratan ini termasuk kategori yang biasanya di genagni air pada waktu- waktu tertentu, yakni ketika terjadi curah hujan yang tinggi dimana menyebabkan banjir dan air menggenang 2-5 jam.
A.5. HIDROLOGI/ Tofografi Wilayah/ Fisiologi Wilayah
Wilayah Kecamatan Puring Kencanaa dilalui oleh sungai Merakai yang bersumber dibukit Perapau dan bermuara ke sungai Ketungau Kabupaten Sintang ( Nanga Merakai, Kecamatan Ketunggau Tengah ). Sungai Merakai mempunyai banyak anak sungai menopang air sehingga pada musim kemarau sungai Merakai tidak pernah kering. Disamping sungai Merakai terdapat sungai Empanang yang bersbumer pada bukit melapi di wilayah dusun Melancau. Sungai Empanang mengairi sampai ke Nanga Kantuk dan bermuara Di Sungai Tawang. Dari dulu sampai dengan sekarang sungai empanang menjadi tempat transportasi air yang digunakan oleh masyarakat untuk angkutan barang dan orang untuk memenuhi kebutuhan hidup sebagian besar masyarakat Kecamatan Empanang dan kecamatan Puring Kencana yang di bawa dari Semitau.
A.6. PEREKONOMIAN
Data perekonomian yang masih dominan di kecamatan Puring Kencana didominasi oleh sektor-sektor andalan : Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura , Perkebunan, Pertenakan dan Kehutanan termasuk disektor jasa dan perdagangan . Dibidang perdagangan , kebanyakan barang yang distandarkan dengan harga
Jika melihat faktor harga barang, bukan rahasia umum lagi bahwa tingkat harga barang dan jasa di Kecamatan Puring Kencana lebih mahal kalau diuangkan dengan rupiah, dengan uang yang beredar untuk transaksi jual beli adalah Ringgit
GAMBARAN UMUM KECAMATAN PURING KENCANA
Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarbakat secara langsung dan terpadu yang mengarah kepada tertib administrasi pemerintahan, maka diperlukan suatu pemerintahan yang terdekat dengan masyarakat dengan jarak jangkauan pelayanan yang tidak terlalu lama. Aspek ini sangat di perlukan dalam rangka percepatan pembangunan disegala bidang kehidupan masyarakat terutama pembangunan yang mengarah pada perbaikan tingkat pendapatan masyarakat itu sendiri.
Mendasari pemikiran tersebut di atas, maka pada tahun 1997 dengan Peraturan Pemerintahan Nomor 39 Tahun 1997 Kecamatan Puring Kencana dibentuk yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Empanag. Sebelum dibentuk menjadi Kecamatan, Puring Kencana berstatus sebagai Perwakilan Kecamatan Empanang yang terletak di desa Sungai Antu.
Kecamatan Puring Kencana Merupakan salah satu Kecamatan dalam Wilayah Kabupaten Kapuas Hulu yang teraletak di Perbatasaan dengan Negara
Kecamatan Puring Kencana merupakan tampak muka Negara Republik
Dalam sejarah Perjuangan bangsa Indonesia pada tahun 1963 sampai dengan tahun 1965, wilayah kecamatan Puring Kencana ( Sungai Antu ) merupakan basis pertahanan utama pada konfrontasi dengan Malysia, yang berlanjut dengan Penumpasan PARAKU. Kejadian tersebut sampai sekarang masih membekas dihati masyarakat dan sangat trauma dengan segala bentuk kejadian yang di lakukan oleh aparat keamanan pada waktu itu.
Untuk mengantisipasi perkembangan dan tantangan ke depan baik di tingkat local, regional maupun globbal, kecamatan Puring Kencana perlu melakukan perubahan kearah perbaikan pelayanan kepada masyarat dengan sistem yang terpadu sehingga dapat memulihkan kepercayaan masyarakat untuk mendukung program pembangunan yang didukung oleh sumber daya yang tersedia. Untuk lebih memberdayakan masyarakat, maka perlu adanya visi dan misi yang memuat segala bentuk perbaikan kehidupan masyarakat maupun perbaikan sistem birokrasi Pemerintahan Kecamatan.
Dengan Visi Tersebut Kecamatan Puring Kencana perlu melakukan upaya yang berpola “Menjemput Bola” dalam menyikapi segenap pemecahan Permasalahan Pembangunan berbagai Aspek. Paradigma Menunggu secara Pasif sehingga permasalahan tersebut berpeluang menjadi besar dapat menyerap upaya Pemecahan masalah menjadi lebh sulit harus segera dirobah. Dalam Kontek ini maka di butuhkan kemampuan aparat birokrasi untuk mengidentifikasi dan menginventarsir permasalahan yang ada di dalam masyarakat secara dini, sehingga proses Pembuatan Kebibijakan pembangunan dapat lebih tepat sasaran sesuai dengan Prioritas kebutuhan Masyarakat di Kecamatan Puring Kencana.
Dengan rendahnya tingkat pendidikan Masyarakat yang rata-rata tidak tamat Sekolah Dasar ( SD ), maka menuntut semua Aparat yang bertugas di kecamatan Puring Kencana mempunyai kempuan yang lebih menitikberatkan sektor pemberdayaan masyarakat dalam arti masyarakat perlu diberi pemahaman secara detail dan terperinci sehingga keikut sertaan masyarakat dalam Proses pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Dari segi prasarana dan sarana yang ada di Kecamatan Puring Kencana masih sangat jauh tertinggal dari Kecamatan lain dalam wilayah Kaupaten Kapuas Hulu. Secara fisik pembangunan yang Nampak hanya jalan yang menghubungkan antara Kecamatan Empanang (Nanga Kantuk) dengan Kecamatan Puring Kencana (Sungai Antu) itupun baru sebatas pengeseran dengan menggunakan batu-batu besar. Sedangkan fisik pembangunan yang lain belum ada sama sekali terutama prasarana pemasaran hasil bumi masyarakat.
Mengingat Kecamatan Puring Kencana sampai saat ini belum tersentuh proyek–proyek pembangunan disemua aspek kehidupan masyarakat, sepantasnya mendapat perhatian khusus dan penuh dari pihak Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat dengan Mengalokasikan dana Pembangunan Sehubungan Kecamatan Puring Kencana merupakan salah satu Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Negara Tetangga kita
Salah satu diantara persoalan yang menjadi kendala penyelenggaran pemerintahan untuk mencapai keberhasilan tugas diberagai sektor, adalah tidak adanya para petugas dari dinas instansi pemerintah yang lain bertugas di kecamatan Puring Kencana sehingga menibulkan persoalan koordinasi lintas sektoral yang seharusnya dilaksanakan setiap bulan tidak dapat dilaksankan sebagaiman mestinya. Pemerintah dan pembangunan yang diselengarakn sangat Kompleks mensyaratkan pengertian dari banyak pihak sebagai unsur pelakasana di lapangan yang secara langsung mengetahui kekurangan dan kebutuhan yang di perlukan oleh masyarakat.
Program-program dari berbagai dinas intansi dengan Visi, Misi dan kepentingan yang berbeda-beda memerlukan koordinasi yang mantap untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan yang sesuai dengan keinginan masyarakat, apalagi karakter masyarakat perbatasan tidak jauh berbeda dengan karakter masyarakat yang ada di negara bagian
| 1 | Drs. D. WILLIAM | 131886497 | IV/b | OI- IO- 2006 | CAMAT |
| 2 | YOSERH SUDHARMA. | 130505O36. | IV/A, | PENGAWAS.TK/SD, | |
| 3 | MASIR.A.Ma.Pd | 130664549 | IV/A | OI-O4-2004. | KASI PENDIDIKAN. |
| 4 | ANDREAS SADI. | 131049021. | IV/A | 01-04--2007 | P L S |
| 5 | MINTUAK.A.Ma.Pd. | 131447521. | III/d. | 01-10-2006. | SEK CAM. |
| 6 | THOMAS AGEL. | 130461089. | III/c. | 01-10-2006. | kasi pemerintahan |
| 7 | YOHANES DERANI. | 380026857. | III/b, | 01-04-2005. | Kasi Ekbang |
| | |||||
| 8 | P I N I N. | 10159439 | II/c. | | POL PP.-PEMBANTU |
| PEMEGANG KAS. | |||||
| 9 | |||||
| 10 | YURIS LIDUAN. | 520019448 | II/a. | 01-02-2005 | PLT.KASI.TRAN- |
| TIB. | |||||
| 11 | HENDRIKUS ANWAR. | 520019456 | II/a | 01-02-2005 | SATUAN POL PP |
| Pemegang Barang. | |||||
| 12 | YUSTINUS TAMBI. | 520019461 | II/a | 01-02-2005 | SATUAN.POL.PP |
| Bendahara Keuangan | |||||
| 13 | ANDREAS MURJONO | II/a. | OPRATOR SSB | ||
| stap Pemerintahan. | |||||
| 14 | PATRISIA MASLIN. | ii/A | OPERATOR SSB | ||
| Stap Sekretarias. | |||||
| 15. | YASINTA NOLA. | II/a | STAP PENDIDIKAN |